ASUS Dorong Konsep “AI City”, Ubah Cara Kota Beroperasi di Masa Depan
CNN (filantropis.id) – dalam wawancara pada ajang Smart City Summit & Expo 2026 di Taipei, Samson Hu menjelaskan bahwa penerapan AI kini tidak lagi sekadar alat pendukung, melainkan telah berkembang menjadi pusat kendali dalam pengelolaan kota.
Ia menekankan bahwa teknologi AI mampu meningkatkan layanan publik, mempercepat analisis data secara real-time, serta membantu pemerintah kota dalam mengambil keputusan strategis berbasis data.
Konsep yang diperkenalkan ASUS ini dikenal sebagai “AI City”, yakni ekosistem kota berbasis AI yang terintegrasi dari infrastruktur hingga layanan masyarakat. Model ini mencakup berbagai sektor seperti transportasi, kesehatan, keamanan, hingga tata kelola pemerintahan.
Menurut Hu, AI memungkinkan kota beralih dari sistem reaktif menjadi prediktif. Artinya, pemerintah tidak hanya merespons masalah, tetapi juga dapat mengantisipasi dan mencegahnya sejak dini.
Selain itu, ASUS juga mengembangkan arsitektur lima lapisan dalam konsep AI City, yang mencakup komputasi, model AI, platform, aplikasi, hingga inovasi. Pendekatan ini dirancang agar dapat diterapkan secara масштаб (scalable) dan direplikasi di berbagai kota di dunia.
Hu menegaskan bahwa kunci dari implementasi AI di kota adalah “sovereign AI”, yaitu kemampuan setiap kota untuk mengelola data dan sistem AI secara mandiri demi menjaga keamanan dan kedaulatan data.
Dengan pendekatan ini, ASUS menargetkan kota-kota di seluruh dunia dapat menjadi lebih efisien, tangguh, dan berpusat pada kebutuhan masyarakat di era digital.
