Prabowo Minta Maaf ke Para Menterinya karena Terlalu Micromanage
JAKARTA (filantropis id.) – Prabowo mengakui dirinya kerap melakukan micromanagement atau terlalu mendetail dalam mengawasi pekerjaan para pembantunya di kabinet.
Ia menyadari bahwa gaya kepemimpinan tersebut bisa membuat ruang gerak menteri menjadi terbatas. Oleh karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus berjanji akan memberikan kepercayaan lebih besar kepada para menteri dalam menjalankan tugasnya.
Prabowo juga menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kinerja pemerintahan. Ia ingin memastikan setiap kementerian dapat bekerja lebih optimal tanpa terlalu banyak intervensi langsung dari dirinya.
Selain itu, Presiden menekankan pentingnya kerja sama tim dalam kabinet. Ia berharap komunikasi yang baik antara dirinya dan para menteri dapat terus terjaga demi mencapai target pembangunan nasional.
Pernyataan ini menjadi sinyal adanya penyesuaian gaya kepemimpinan di tingkat pemerintahan pusat, dengan harapan mampu mendorong efektivitas kerja kabinet secara keseluruhan.
