Netanyahu Ajukan Batas Waktu 2–3 Pekan untuk Pembicaraan Lebanon dalam Percakapan dengan Trump
(filantropis.id), Netanyahu menekankan pentingnya percepatan proses diplomatik yang melibatkan situasi di perbatasan Israel-Lebanon. Dalam percakapan tersebut, ia mendorong adanya hasil konkret dalam waktu singkat guna meredakan ketegangan yang terus meningkat di kawasan.
Usulan batas waktu ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap potensi eskalasi konflik antara Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon, termasuk Hezbollah. Netanyahu disebut ingin memastikan bahwa upaya diplomasi tidak berlangsung terlalu lama tanpa kepastian hasil.
Sementara itu, peran Amerika Serikat dinilai tetap penting dalam memfasilitasi komunikasi dan menjaga stabilitas regional. Meski Trump saat ini tidak menjabat, komunikasi tersebut mencerminkan hubungan politik yang masih berpengaruh dalam isu geopolitik Timur Tengah.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi mengenai respons lanjutan dari pihak Lebanon maupun perkembangan konkret dari tenggat waktu yang diusulkan tersebut.
Dilansir dari MSN
