Internasionalwawasan

Bea Cukai Buka Suara soal Pemeriksaan Kartu Pokémon di Bandara Soetta

(filantropis.id) Bea Cukai memberikan penjelasan terkait viralnya pemeriksaan kartu permainan Pokémon di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) yang ramai diperbincangkan di media sosial. Pemeriksaan tersebut disebut dilakukan sesuai prosedur kepabeanan yang berlaku terhadap barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Dilansir dari detikNews, pihak Bea Cukai menyampaikan sedikitnya delapan poin klarifikasi untuk meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.

Bea Cukai menegaskan pemeriksaan dilakukan karena kartu Pokémon yang dibawa penumpang memiliki nilai ekonomi dan termasuk barang impor yang wajib dilaporkan apabila melebihi batas pembebasan bea masuk. Petugas disebut melakukan pengecekan untuk memastikan nilai barang dan kesesuaian dokumen kepabeanan.

Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan berdasarkan analisis risiko dan prosedur standar terhadap barang bawaan penumpang internasional. Bea Cukai membantah tudingan bahwa pemeriksaan dilakukan secara sewenang-wenang atau menyasar hobi tertentu.

Pihak Bea Cukai menjelaskan kartu koleksi seperti Pokémon dapat dikenakan pungutan apabila nilai barang melebihi ketentuan yang berlaku. Penentuan nilai dilakukan berdasarkan harga transaksi maupun referensi harga pasar internasional.

Dalam klarifikasinya, Bea Cukai juga menyebut petugas tetap mengedepankan pendekatan persuasif saat pemeriksaan berlangsung. Penumpang diberikan penjelasan mengenai aturan impor barang bawaan dan dasar pengenaan bea masuk maupun pajak impor.

Bea Cukai menambahkan bahwa masyarakat yang membawa barang koleksi dari luar negeri diimbau memahami ketentuan kepabeanan sebelum tiba di Indonesia agar proses pemeriksaan berjalan lancar.

Dilansir dari detikNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *