EkonomiInternasional

OJK Buka Suara soal Permintaan Prabowo Kredit Rakyat Bunga Maksimal 5 Persen

(filantropis.id) Presiden terpilih Prabowo Subianto meminta perbankan menyalurkan kredit rakyat dengan bunga maksimal 5 persen guna mendorong pertumbuhan usaha kecil dan meningkatkan akses pembiayaan masyarakat.

Dilansir dari detikFinance, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons usulan tersebut dengan menegaskan bahwa penetapan suku bunga kredit perlu mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kondisi likuiditas perbankan, biaya dana, serta profil risiko debitur.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyebut pihaknya mendukung upaya perluasan akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Namun, kebijakan bunga kredit tetap harus menjaga stabilitas sektor jasa keuangan agar industri perbankan tetap sehat dan berkelanjutan.

OJK juga menjelaskan bahwa saat ini pemerintah telah memiliki sejumlah program kredit bersubsidi seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga rendah yang ditujukan untuk membantu pelaku usaha kecil memperoleh pembiayaan.

Menurut OJK, implementasi kredit berbunga rendah membutuhkan koordinasi antara pemerintah, perbankan, dan regulator agar tidak membebani industri keuangan. Selain itu, diperlukan skema dukungan seperti subsidi bunga atau penjaminan kredit untuk menjaga keseimbangan risiko.

Sebelumnya, Prabowo menyampaikan keinginannya agar masyarakat kecil dapat memperoleh akses kredit murah dengan bunga maksimal 5 persen. Ia menilai bunga rendah penting untuk mendukung sektor produktif dan memperkuat ekonomi rakyat. (finance.detik.com)

Dilansir dari detikFinance

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *