Iran Izinkan Kapal Tanker Malaysia Lewati Selat Hormuz, Indonesia Masih Tertahan
(filantropis.id), Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan bahwa Iran telah mengizinkan kapal-kapal negaranya melewati Selat Hormuz setelah melalui pembicaraan dengan sejumlah pemimpin regional.
Anwar mengungkapkan, kesepakatan tersebut dicapai usai komunikasi dengan pihak Iran serta negara lain di kawasan Timur Tengah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Iran atas izin yang diberikan.
Selain itu, Malaysia kini tengah berupaya membebaskan kapal tanker dan awaknya agar dapat melanjutkan perjalanan pulang. Proses ini menjadi bagian dari dampak ketegangan geopolitik yang memengaruhi jalur pelayaran strategis tersebut.
Meski demikian, situasi di Selat Hormuz masih belum sepenuhnya normal. Iran disebut hanya memberikan akses terbatas bagi negara-negara yang dianggap memiliki hubungan baik, sementara pembatasan tetap berlaku bagi pihak yang dianggap berseberangan.
Di sisi lain, Indonesia belum memperoleh izin serupa. Pemerintah Indonesia bahkan mulai mencari alternatif pasokan minyak dari negara lain sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan distribusi energi akibat konflik di kawasan tersebut.
Kondisi ini menunjukkan bahwa jalur energi global masih berada dalam tekanan, dan perkembangan situasi di Selat Hormuz akan terus menjadi perhatian dunia.
sumber: Dilansir dari Detik
